Resensi : Sebelas Patriot

Written on 01.43 by Viny Alfiyah

Judul : Sebelas Patriot

Penulis : Andrea Hirata

Penerbit : PT Bentang Pustaka

Genre : Novel

Tebal : 112 halaman

Harga : Rp. 39.000




“Jika ada hal lain yang sangat menakjubkan di dunia ini selain cinta, adalah sepak bola.” – Sebelas Patriot


Buku yang pertama kali dicetak pada Juni 2011 silam ini seperti buku-buku karangan Andrea Hirata yang telah terbit lebih dulu, yaitu menceritakan pengalaman Ikal dan ayahnya di Belitong, namun di dalam buku ini, Andrea sangat menonjolkan sosok ayahnya yang ternyata seorang pemain bola yang sangat hebat saat masih berusia belasan tahun. Cerita ini bermula dari Ikal kecil yang menemukan sebauh foto usang di album foto lama. Ditanyakannya siapa sosok remaja tanggung yang dengan gagah memegang sebuah piala dengan mengenakan seragam sepak bola pada ibunya, namun ibunya tak mau menjawab. Hingga pencariannya akan sosok di foto tersebut membimbingnya menemukan masa lalu ayahnya ketika belia, sebagai seorang pemain sayap kiri yang memiliki tendangan kaki kiri laksana halilintar menyambar, yang karir sepak bolanya ikut hancur ketika Belanda meremukkan tempurung lutut kirinya demi memenangkan piala Distric Beheerder. Kisah itu pula yang membakar semangat Ikal muda untuk menjadi pemain Timnas PSSI, dengan latihan dan metode-metode aneh dari Pelatih Toharun, Ikal berusaha menjadi pemain PSSI, dan berjuang mendapatkan kaus terakhir dengan tanda tangan asli Luis Figo seharga 250 Euro untuk ayah tercintanya.


Dalam buku ini Andrea Hirata secara khusus telah melampirkan foto-foto yang akan semakin membawa pembaca menyelami alur cerita, bagi yang penasaran terhadap sosok Ayah Andrea Hirata yang sangat hebat tersebut Andrea pun berbaik hati menampilkannya di dalam buku ini. Selain itu buku ini disertai CD lagu berjudul Indonesia Aku Datang yang merupakan ciptaan Andrea Hirata sendiri!


Buku yang dipersembahkan Andrea Hirata bagi Ayahnya, PSSI, dan Rakyat Indonesia ini sangat inspiratif dan menghibur, sangat cocok menjadi bacaan Anda di akhir pekan. Terlebih untuk para penggemar Andrea Hirata dan sepak bola, buku ini menjadi buku yang wajib melengkapi koleksi buku-buku Anda. Jaya slalu Indonesiaku! Salam Patriot PSSI!

Ini merupakan salah satu pose keren lulusan Sorbonne, Perancis -- dari Belitong itu



Andrea Hirata



Personal opinion:


Buku ini membawa angin segar disaat kita gerah dengan kisruh persepakbolaan di Indonesia, masalah dualisme antara PSSI dan KPSSI? ini mempengaruhi kualitas Timnas Indonesia, dimana para pemain yang bertanding di ISL tidak dapat ikut dalam laga internasional, babak belurnya kita di ajang piala AFF 2012 lalu menjadi akibat nyata dari keberadaan masalah tersebut.


Banyak rakyat, yang kerjanya jadi pedagang asongan, pengamen, pemulung, loper koran dan lain-lain rela menyisihkan rupiah demi rupiah yang dihasilkannya hanya demi melihat pemain timnas berlaga di SUGBK, meski harus duduk di kursi Tribun dimana para pemain terlihat sangattttt jauhhhh dan tampak sebesar bat baseball dan bolanya sebesar bola golf di lapangan hijau.


Sepak bola, dari gang-gang kecil di pinggiran kota, hingga stadion besar yang luas dan megah di ibukota. Dari buah jeruk busuk, bola plastik murahan, hingga bola resmi buatan perusahaan olahraga ternama layaknya Adidas dan Nike yang digunakan di berbagai kompetisi level dunia. Dari bertelanjang kaki, pakai sendal jepit, sendal kulit, sepatu kets/sneakers, hingga sepatu bola dengan desain khusus berlabelkan inisial nama sendiri dapat diraih dalam sepak bola.
Oh,ya buku ini dapat dikatakan cukup tipis dibanding dengan buku-buku karya Andrea Hirata yang lain, jadi sekali pegang, sebaiknya Anda menyelesaikannya, karena aku pribadi, carilah waktu senggang yang cukup karena saat kamu mulai membacanya, kamu bakalan dibuat tertawa sekaligus menangis disaat yang sama. Selamat membaca. :D

Hmm, buku ini hebat… (tanda titik tiga kali memiliki makna tak terhingga) :D

If you enjoyed this post Subscribe to our feed

No Comment

Posting Komentar

Minggu, 17 Februari 2013

Resensi : Sebelas Patriot

Judul : Sebelas Patriot

Penulis : Andrea Hirata

Penerbit : PT Bentang Pustaka

Genre : Novel

Tebal : 112 halaman

Harga : Rp. 39.000




“Jika ada hal lain yang sangat menakjubkan di dunia ini selain cinta, adalah sepak bola.” – Sebelas Patriot


Buku yang pertama kali dicetak pada Juni 2011 silam ini seperti buku-buku karangan Andrea Hirata yang telah terbit lebih dulu, yaitu menceritakan pengalaman Ikal dan ayahnya di Belitong, namun di dalam buku ini, Andrea sangat menonjolkan sosok ayahnya yang ternyata seorang pemain bola yang sangat hebat saat masih berusia belasan tahun. Cerita ini bermula dari Ikal kecil yang menemukan sebauh foto usang di album foto lama. Ditanyakannya siapa sosok remaja tanggung yang dengan gagah memegang sebuah piala dengan mengenakan seragam sepak bola pada ibunya, namun ibunya tak mau menjawab. Hingga pencariannya akan sosok di foto tersebut membimbingnya menemukan masa lalu ayahnya ketika belia, sebagai seorang pemain sayap kiri yang memiliki tendangan kaki kiri laksana halilintar menyambar, yang karir sepak bolanya ikut hancur ketika Belanda meremukkan tempurung lutut kirinya demi memenangkan piala Distric Beheerder. Kisah itu pula yang membakar semangat Ikal muda untuk menjadi pemain Timnas PSSI, dengan latihan dan metode-metode aneh dari Pelatih Toharun, Ikal berusaha menjadi pemain PSSI, dan berjuang mendapatkan kaus terakhir dengan tanda tangan asli Luis Figo seharga 250 Euro untuk ayah tercintanya.


Dalam buku ini Andrea Hirata secara khusus telah melampirkan foto-foto yang akan semakin membawa pembaca menyelami alur cerita, bagi yang penasaran terhadap sosok Ayah Andrea Hirata yang sangat hebat tersebut Andrea pun berbaik hati menampilkannya di dalam buku ini. Selain itu buku ini disertai CD lagu berjudul Indonesia Aku Datang yang merupakan ciptaan Andrea Hirata sendiri!


Buku yang dipersembahkan Andrea Hirata bagi Ayahnya, PSSI, dan Rakyat Indonesia ini sangat inspiratif dan menghibur, sangat cocok menjadi bacaan Anda di akhir pekan. Terlebih untuk para penggemar Andrea Hirata dan sepak bola, buku ini menjadi buku yang wajib melengkapi koleksi buku-buku Anda. Jaya slalu Indonesiaku! Salam Patriot PSSI!

Ini merupakan salah satu pose keren lulusan Sorbonne, Perancis -- dari Belitong itu



Andrea Hirata



Personal opinion:


Buku ini membawa angin segar disaat kita gerah dengan kisruh persepakbolaan di Indonesia, masalah dualisme antara PSSI dan KPSSI? ini mempengaruhi kualitas Timnas Indonesia, dimana para pemain yang bertanding di ISL tidak dapat ikut dalam laga internasional, babak belurnya kita di ajang piala AFF 2012 lalu menjadi akibat nyata dari keberadaan masalah tersebut.


Banyak rakyat, yang kerjanya jadi pedagang asongan, pengamen, pemulung, loper koran dan lain-lain rela menyisihkan rupiah demi rupiah yang dihasilkannya hanya demi melihat pemain timnas berlaga di SUGBK, meski harus duduk di kursi Tribun dimana para pemain terlihat sangattttt jauhhhh dan tampak sebesar bat baseball dan bolanya sebesar bola golf di lapangan hijau.


Sepak bola, dari gang-gang kecil di pinggiran kota, hingga stadion besar yang luas dan megah di ibukota. Dari buah jeruk busuk, bola plastik murahan, hingga bola resmi buatan perusahaan olahraga ternama layaknya Adidas dan Nike yang digunakan di berbagai kompetisi level dunia. Dari bertelanjang kaki, pakai sendal jepit, sendal kulit, sepatu kets/sneakers, hingga sepatu bola dengan desain khusus berlabelkan inisial nama sendiri dapat diraih dalam sepak bola.
Oh,ya buku ini dapat dikatakan cukup tipis dibanding dengan buku-buku karya Andrea Hirata yang lain, jadi sekali pegang, sebaiknya Anda menyelesaikannya, karena aku pribadi, carilah waktu senggang yang cukup karena saat kamu mulai membacanya, kamu bakalan dibuat tertawa sekaligus menangis disaat yang sama. Selamat membaca. :D

Hmm, buku ini hebat… (tanda titik tiga kali memiliki makna tak terhingga) :D

0 komentar:

Posting Komentar